Detail Berita
Pemkab Katingan Dorong Pemerataan Internet, Starlink Jadi Solusi Daerah Blank Spot
Pemerintah Kabupaten Katingan terus berupaya memperluas akses internet hingga ke wilayah terpencil melalui pemanfaatan teknologi satelit, salah satunya layanan Starlink. Langkah ini diambil untuk mengatasi keterbatasan jaringan di daerah yang selama ini masih tergolong blank spot.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kabupaten Katingan, Hotden Manto Manalu, mengatakan bahwa ketersediaan jaringan internet menjadi kebutuhan mendasar di era digital, baik untuk pelayanan publik, pendidikan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
“Masih ada beberapa wilayah di Katingan yang belum terjangkau jaringan internet konvensional. Oleh karena itu, kami mulai mendorong pemanfaatan teknologi seperti Starlink sebagai solusi alternatif,” ujarnya.
Menurutnya, penggunaan internet berbasis satelit memiliki keunggulan dalam menjangkau wilayah yang sulit diakses jaringan fiber optik maupun seluler. Hal ini dinilai penting untuk mendukung pemerataan pembangunan, terutama di sektor pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Sejumlah fasilitas umum seperti kantor desa, puskesmas, dan sekolah menjadi prioritas dalam penyediaan akses internet tersebut. Dengan tersedianya jaringan yang stabil, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih cepat dan efisien.
“Internet bukan lagi kebutuhan tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan dasar. Dengan akses yang merata, masyarakat di desa juga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” tambah Hotden.
Selain itu, kehadiran jaringan internet di wilayah terpencil juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis digital, termasuk pemasaran produk lokal secara daring.
Pemerintah Kabupaten Katingan juga terus melakukan pemetaan wilayah yang masih mengalami keterbatasan jaringan, sekaligus menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak guna memperluas cakupan layanan internet.
Dengan langkah ini, Pemkab Katingan berharap kesenjangan digital antarwilayah dapat dikurangi, sehingga seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat transformasi digital secara merata.